Inilah 5 Cara Membaca Candlestick agar Profit dengan Mudah serta Sederhana

Cara Membaca Candlestick agar Profit – Jika sedang memulai sebuah trading pada platform manapun ada baiknya untuk mempelajari juga beberapa ilmu agar bisa profit. Salah satu grafik yang bisa digunakan agar dapat profit adalah Candlestick. Grafik tersebut sudah biasa dimanfaatkan trader agar berhasil dalam trading. Nah, berikut ini ada cara membaca Candlestick agar profit dengan sangat mudah.

Cara Membaca Candlestick agar Profit

Cara Membaca Candlestick agar Profit

1. Memahami Konsep Candlestick

Untuk langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memahami terlebih dahulu apa itu konsep dari grafik Candlestick ini. Sesuai dengan namanya, bahwa grafik ini berbentuk seperti lilin yang berdiri. Di dalam grafik ini juga memiliki beberapa sumbu yang berfungsi untuk menunjukkan keadaan trading pada saat itu.

Pada saat akan membaca, seorang trader harus mampu melihat beberapa hal dalam grafik ini. Seperti ukuran dari Candlestick tersebut apakah masih sama dengan yang awal atau tidak. Selain itu, harus bisa juga melihat perubahanc pada grafik tersebut. Semua itu wajib dipelajari jika ingin profit.

2. Perhatikan Ukuran Badan Candlestick

Cara membaca Candlestick agar profit yang pertama adalah dengan melihat atau memperhatikan ukuran badan dari grafik Candlestick tersebut. Perhatikan apakah terjadi perubahan ukuran dari awal pertama menggunakan grafik tersebut. Jika terjadi perubahan maka terjadi perubahan pula pada platform trading tersebut.

Biasanya jika badan grafik mulai berubah memanjang maka artinya trading sedang memihak pada si pembeli. Namun, apabila badan dari grafik itu semakin memendek atau menciut artinya trading berada di pihak penjual. Trader harus mampu memahami hal ini dan dapat membaca peluang yang ada agar tidak terjadi loss.

Baca juga:  Cara Membaca Grafik Trading Saham, Pemula Harus Paham!

3. Lihat Ukuran Sumbu

Selain dari ukuran badan grafik, trader juga bisa melihat atau membacanya melalui ukuran dari sumbu grafik tersebut. Biasanya sumbu ini akan menunjukkan sebuah perlawanan saat terjadi trend pada saat ini. Seorang trader harus bisa membaca sumbu tersebut agar tidak terlewati dengan trend yang sedang ada.

Untuk cara membaca menggunakan sumbu ini bisa dilihat dari panjang serta pendeknya sumbu tersebut. Apabila sumbu terlihat masih panjang harga mengalami pergerakan dengan cepat namun mendapat sebuah penolakan. Sedangkan, jika sumbu memendek maka harga mendekati trend yang sedang ada.

4. Bandingkan Ukuran Badan Dan Ukuran Sumbu

Teknik lain untuk cara membaca Candlestick ini bisa dilihat dengan membandingkan antara ukuran badan grafik dengan ukuran sumbunya. Perbandingan ini dapat dilihat antara dua gabungan komponen tersebut. Sehingga, menghasilkan sebuah pergerakan yang sesuai dengan ukuran dua komponen itu. Untuk cara membandingkannya juga sangat mudah serta sederhana sekali.

Trader hanya perlu melihat antara panjang badan dengan panjang sumbu. Jika badannya berubah menjadi panjang tetapi sumbunya mengecil maka pergerakan trend pada saat itu sedang kuat. Sedangkan, apabila pergerakannya lambat maka sumbunya akan mengecil dengan otomatis. Dua pergerakan tersebut akan terlihat sekali dari perubahan kedua komponen tersebut.

5. Lihat Letak Badan Candlestick

Seorang trader juga bisa menggunakan cara terakhir ini untuk membaca grafik Candlestick. Umumnya candlestick hanya akan di posisi ujung serta tengah sumbu. Dua posisi tersebut memiliki arti yang berbeda. Jika badan sedang berada di ujung maka ada sebuah perlawanan yang kuat dari trend. Namun, jika berada di tengah menandakan kekuatannya seimbang.

Nah, jadi itulah 5 cara membaca Candlestick agar profit yang paling mudah serta cepat. Tentunya trader pasti akan sangat cepat dalam mempelajari hal di atas. Karena, memang tekniknya sangat sederhana serta grafik yang ditampilkan juga mudah dipahami.

Baca juga:  Seluk Beluk Trading Forex Syariah yang Perlu Diketahui Sebelum Terjun di Dunia Trading!

Tinggalkan komentar