RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG — Sasaka Indonesia resmi meluncurkan dua inisiatif strategisnya, Bridge Innovation Space (BIS) dan Akademi Jembatan Sasaka, dalam gelaran Catalyst Impact Forum 2025 di Grand Pasundan Hotel, Bandung.
Momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat solusi aksesibilitas desa di Indonesia melalui teknologi modular dan penguatan kapasitas masyarakat.
Catalyst Impact Forum 2025 menjadi ruang pertemuan multipihak mulai dari pemerintah, NGO, akademisi, hingga sektor korporasi yang selaras dengan visi Sasaka untuk memperkuat kolaborasi nasional dalam pembangunan infrastruktur sosial.
*Sasaka sebagai Akselerator Solusi Aksesibilitas
Dalam sesi public expose di forum tersebut, Hadi Supriyadi, Global Advocacy and Partnership Sasaka Indonesia, menegaskan peran Sasaka dalam mempercepat penyelesaian tantangan aksesibilitas di wilayah terpencil.
“Sasaka juga berposisi sebagai akselerator yang berfungsi untuk mempercepat isu aksesibilitas ini,” katanya.
Peluncuran BIS dan Akademi Jembatan menjadi bukti nyata strategi akseleratif tersebut menghubungkan inovasi teknis dengan penguatan masyarakat lokal sebagai aktor utama pembangunan.
*Bridge Innovation Space: Teknologi Modular yang Memangkas Waktu Pembangunan Drastis
Bridge Innovation Space diperkenalkan sebagai pusat pabrikasi jembatan modular yang berlokasi di Bandung. Teknologi ini memungkinkan jembatan desa dibangun jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Selain mempersingkat waktu konstruksi, BIS mengembangkan desain jembatan yang:
● lebih ringan namun kuat,
● lebih presisi karena dirakit di lingkungan terkontrol,
● lebih aman melalui standar inspeksi yang konsisten,
● dan dapat diproduksi secara masif untuk menjangkau lebih banyak desa.
Hadi menjelaskan bagaimana inovasi ini sudah teruji di lapangan.
“Yang mana setidaknya ada 4 poin yang menjadi inovasi. Pertama, kita punya Bridge Innovation Space, pabrikasi modular yang berpusat di Bandung. Kita sudah uji kemarin dengan pembangunan di Banten bersama BSI Maslahat dan Bakrie Amanah,” paparnya.
“Awalnya pembangunan jembatan itu harus on site di lapangan selama 30–60 hari. Dengan pabrikasi ini kita bisa pangkas waktunya pabrikasi hanya 2 minggu, pemasangan di lokasi hanya 5 hari. Bisa membuat pembangunan lebih efektif, efisien, lebih cepat, dan bisa diduplikasi,” katanya.
Modularisasi ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga membuka peluang replikasi di ratusan titik desa yang membutuhkan jembatan pejalan kaki yang aman dan presisi.
*Akademi Jembatan Sasaka: Mencetak Ahli Jembatan dari Komunitas Lokal
Masih dalam rangkaian Catalyst Impact Forum 2025, Sasaka juga meresmikan Akademi Jembatan, pusat pelatihan yang tidak hanya fokus pada aspek teknis pembangunan jembatan, tetapi juga pada:
● keselamatan kerja,
● manajemen proyek berbasis komunitas,
● teknologi konstruksi modular,
● serta pelatihan kepemimpinan lokal
Akademi Jembatan dirancang sebagai ruang belajar berjenjang, tempat masyarakat lokal, mahasiswa teknik, relawan, dan mitra dapat memperoleh sertifikasi keterampilan yang sesuai dengan standar pembangunan jembatan yang aman dan modern.
Hadi menambahkan, tahun ini juga akan mulai Akademi Jembatan, yang insyaAllah dikesempatan ini akan launching bersama-sama.
“Akademi Jembatan ini akan melahirkan ahli-ahli jembatan melalui pelatihan-pelatihan, yang mana masyarakat lokal bisa dilibatkan,” paparnya.
Pelibatan warga lokal adalah kunci agar pembangunan tidak hanya selesai, tetapi terpelihara jangka panjang berkat partisipasi dan kompetensi yang ditumbuhkan melalui Akademi.
* Menjawab Tantangan Akses hingga 300.000 Jembatan
Peluncuran BIS dan Akademi Jembatan ini hadir pada momentum yang tepat, seiring deklarasi nasional mengenai kebutuhan besar jembatan desa dan target pembangunan hingga ratusan ribu unit di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan teknologi modular dan penguatan SDM lokal, Sasaka mengambil peran strategis dalam mendukung agenda nasional serta memastikan bahwa pembangunan terlaksana secara aman, cepat, dan berbasis komunitas.
Komaludin, Direktur Sasaka Indonesia, menegaskan komitmen tersebut.
“Tantangan pembangunan jembatan desa hari ini bukan hanya soal memenuhi target angka, tetapi memastikan bahwa setiap warga negara di mana pun mereka tinggal
memiliki hak yang sama atas akses yang aman dan layak. Melalui BIS dan Akademi Jembatan, Sasaka berupaya menghadirkan model yang skalabel dan berkelanjutan, sehingga pembangunan jembatan dapat dilakukan lebih cepat, lebih aman, dan menjangkau lebih banyak wilayah yang selama ini terisolasi,” ujar dia.
Komaludin juga menambahkan bahwa kehadiran dua inovasi baru ini merupakan langkah strategis Sasaka dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, NGO, filantropi, dan sektor akademik untuk memastikan pembangunan jembatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
*Tentang Sasaka Indonesia
Sasaka Indonesia adalah lembaga program infrastruktur sosial dari Sinergi Foundation yang berfokus pada pembangunan jembatan desa untuk membuka akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat. Melalui Bridge Innovation Space dan Akademi Jembatan Sasaka, Sasaka menguatkan ekosistem inovasi dan pemberdayaan yang mempercepat terwujudnya aksesibilitas yang berkeadilan bagi seluruh warga Indonesia. (**)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan