Operasional Insinerator Ditambah, Tekan Volume Sampah Kota Bandung – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_77201-8049121-1935672-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung terus menggenjot percepatan pembersihan sampah di 12 titik Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang mengalami penumpukan dalam beberapa hari terakhir. Proses penyelesaian pemasangan insinerator sebagai upaya menekan akumulasi sampah yang meningkat usai gangguan layanan pengangkutan.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto menegaskan proses percepatan ini berjalan paralel dengan peningkatan kapasitas pengolahan melalui pengoperasian insinerator baru dan penyelesaian pembangunan unit yang masih tersisa.

Darto menjelaskan program pendampingan pengelolaan sampah di tingkat RW kini memasuki tahap finalisasi teknis. Ia menilai pendampingan tersebut membutuhkan perencanaan anggaran yang matang agar efektif diterapkan.

“Pendampingan satu RW itu masih proses finalisasi teknis. Karena memang butuh budget, sehingga harus dihitung dari mana anggarannya dan bagaimana mekanisme pengangkatannya,” ujar Darto, Selasa (18/11/2025).

Terkait progres di lapangan, Darto pun menegaskan hingga hari ini empat TPS sudah tuntas dibersihkan dari total 12 titik yang ditangani. Ia menepis anggapan hanya 10 lokasi yang menjadi target pembersihan.

“Targetnya 12 titik. Per hari ini sudah empat yang beres,” ucapnya.

Namun, Darto mengingatkan sejumlah titik membutuhkan waktu lebih panjang karena volume sampah yang sangat besar, bahkan mencapai lebih dari 600 kubik. Hal itu membuat penyelesaian dalam satu hari menjadi tidak mungkin. Salah satu TPS yang memakan waktu lama ialah TPS Pasar Sederhana. Pembersihan dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

“Pasar Sederhana itu baru selesai malam pukul 23.57. Totalnya tiga hari pengerjaan,” jelasnya.

Darto mengungkapkan DLH Bandung turut mengandalkan insinerator sebagai upaya menekan akumulasi sampah yang meningkat usai gangguan layanan pengangkutan beberapa waktu terakhir. Dari enam insinerator yang ditempatkan di kecamatan, lima di antaranya sudah beroperasi penuh. Satu unit lagi masih dalam proses penyelesaian pemasangan.

“Dari enam insinerator kecamatan, lima sudah beroperasi. Tinggal satu yang on going. Silakan nanti dicek efektivitasnya,” kata Darto.

Menurutnya, insinerator yang telah aktif tersebut berada di Bandung Kulon, Rancasari, Gedebage, Batununggal, dan Sukasari. Seluruhnya memiliki kapasitas maksimum sekitar 10 ton per hari, sehingga diharapkan mampu membantu percepatan penurunan volume sampah.

Selain insinerator eksisting, Darto menambahkan Pemerintah Kota Bandung juga menambah tujuh unit insinerator baru pada tahun 2025. Penambahan ini bertujuan memperkuat kapasitas pengolahan sampah di tengah tingginya kebutuhan fasilitas pemusnah yang lebih cepat dan efisien.

“Yang pengadaan baru tahun ini ada tujuh unit,” kata Darto.

Sementara untuk fasilitas yang telah beroperasi sebelumnya, Darto mengungkapkan tercatat terdapat enam unit insinerator di kecamatan dan satu di kantor DLH. Dengan rata-rata kapasitas pengolahan 10 ton, enam insinerator kecamatan mampu mengolah sekitar 60 ton sampah per hari.

Darto memastikan seluruh insinerator yang dimiliki kini telah beroperasi. Ia merinci terdapat delapan insinerator lama, kemudian ditambah enam yang baru, sehingga total kapasitas pengolahan meningkat signifikan.

“Yang lama itu delapan, ditambah enam yang baru. Semua sudah beroperasi,” tegasnya.

Melalui operasional yang berjalan paralel, peningkatan kapasitas ini menjadi salah satu tumpuan percepatan penyelesaian TPS menumpuk. Selain itu, untuk sampah sungai, Darto menekankan penanganannya berada di bawah Dinas PU. Sampah yang diambil dari aliran sungai diangkut dan diproses di unit pengolahan milik Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Sampah sungai itu diambil sendiri oleh PU. Mereka punya insinerator khusus dan rata-rata menangani lima ton per hari,” jelasnya.

Darto menegaskan DLH Bandung berharap kombinasi pembersihan TPS, pengoperasian insinerator tambahan, serta pembagian peran antar dinas dapat mempercepat normalisasi layanan persampahan dan menekan potensi penumpukan baru.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *