Wujudkan Peran Kampus Mencetak Alumni Berprestasi dan Berdampak Positif untuk Masyarakat – Radar Bandung – Hack.AC.ID

7f66d9fe-c06d-4a4e-af1d-aae83f340569-5670695-3458022-jpg

Hack.AC.ID, BANDUNG – Rektor Inaba, Mochammad Mukti Ali menegaskan komitmen untuk menjadikan perguruan tinggi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan dalam momen wisuda bertema “Menjadi Sarjana dan Alumni Berdampak”, yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Mochammad Mukti Ali, menyampaikan, gagasan “kampus berdampak” bukan sekadar jargon, melainkan budaya yang ditanamkan dalam seluruh aspek kegiatan akademik maupun nonakademik.

“Wujud konkretnya adalah peluncuran Inaba Award, sebuah penghargaan bagi mahasiswa, dosen, dan alumni yang telah menunjukkan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Mukti Ali, Sabtu (25/10).

Melalui penghargaan tersebut, kampus ingin mengetahui sejauh mana para alumni menerapkan ilmu yang mereka dapatkan dan memberi manfaat bagi lingkungan sosial. Penilaian dilakukan dengan melihat dampak riil dari implementasi keilmuan tersebut di tengah masyarakat.

“Kita akan mengukur bagaimana dia mengimplementasikan apa yang sudah didapatkan di dalam perkuliahan dan seberapa besar dampaknya terhadap masyarakat. Itulah parameter untuk memberikan penghargaan sebagai alumni berdampak,” jelasnya.

Mukti Ali menambahkan, penghargaan akan menjadi agenda tahunan dengan cakupan kategori yang terus diperluas. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Inaba dalam menerjemahkan kebijakan nasional mengenai pentingnya peran kampus dalam melahirkan alumni yang memberi pengaruh positif.

“Ke depannya sudah pasti ada lagi. Kita mulai dari tahun ini dengan inisiasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia bahwa kampus satu berdampak, makanya kita turunkan menjadi alumni berdampak,” ujar Mukti Ali.

Pada tahun perdana pelaksanaannya, penghargaan diberikan dalam tiga kategori utama, yaitu pemerintahan, industri, dan dunia usaha. Namun, ke depan, jumlah kategori akan bertambah agar lebih banyak alumni dengan kiprah luar biasa yang mendapatkan apresiasi.

“Pasti, kategorinya akan bertambah. Setiap tahun akan kita tambah kategori. Itulah wujud nyata, kontribusi nyata dari kampus supaya bertambah terhadap masyarakat,” terangnya.

Dalam kesempatan wisuda tahun ini, Inaba melepas 418 mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya. Rektor berharap, para wisudawan tidak berhenti pada penguasaan ilmu, tetapi mampu menjadikannya sarana untuk memberi manfaat bagi sesama.

“Harapan kami dari mahasiswa harus sudah mulai berdampak. Yang paling mudah adalah berprestasi, berprestasi adalah berdampak,” tutup Mukti Ali.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Pusat, Thomas Suyatno, memberikan apresiasi atas transformasi besar yang telah dilakukan Inaba.

Ia menilai perubahan tersebut menjadi bukti nyata kesungguhan perguruan tinggi swasta dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi nasional.

“Inaba merupakan salah satu PTS anggota PPTSI se Jawa Barat. Ketika sejak awal menjadi anggota, perubahan yang terjadi luar biasa. Saat itu mahasiswa tidak ada 300 orang, sekarang menjadi 2.500-an,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Inaba tidak lepas dari kemampuannya mengadaptasi konsep Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) menjadi gagasan Kampus Berdampak. Ia menilai inovasi tersebut sebagai momentum penting dalam membentuk karakter pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya menyimak laporan perkembangan yang terjadi sangat hebat. Inaba telah melakukan perubahan paradigma Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) menjadi Kampus Berdampak,” kata Thomas.

Ia juga menyoroti berbagai pencapaian akademik dan karya ilmiah civitas akademika Inaba dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, deretan prestasi tersebut menjadi sumber kebanggaan bagi kampus dan masyarakat Bandung.

“Begitu banyak karya-karya ilmiah yang dihasilkan para dosen, banyak prestasi yang dicapai sejak 2020 hingga 2025. Tentu saja ini membanggakan bagi almamater, termasuk bagi semua civitas akademika serta masyarakat Bandung,” ujarnya.

Sebagai putra daerah, Thomas menyampaikan rasa bangga melihat perkembangan pesat kampus asal Bandung tersebut. Ia menilai Inaba kini berada di jalur yang tepat menuju pengakuan nasional dan bahkan internasional.

“Saya sebagai orang Bandung ikut bangga. Salah satu PTS di Jawa Barat khususnya Bandung itu berkembang luar biasa. Saya berharap, jangan terlalu lama kampus yang sudah hebat ini menuju ke kampus bereputasi internasional dan juga kampus unggul,” ucap Thomas. (*)

Live Update

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *