Hack.AC.ID, SUBANG – Larangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM terhadap siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah tampaknya belum sepenuhnya diindahkan.
Pantauan dilapangan pada Senin (20/10/2025) sore, tepatnya di depan gerbang SMA Negeri 1 Jalancagak, masih banyak siswa yang terlihat mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm.
Pemandangan tersebut terlihat jelas saat jam pulang sekolah. Deretan motor keluar dari lingkungan sekolah, sementara sebagian siswa tampak santai menstarter kendaraan tanpa mengenakan pelindung kepala.
Padahal, sesuai kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, siswa di seluruh wilayah Jabar dilarang membawa sepeda motor ke sekolah, terutama bagi yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kebijakan itu merupakan upaya menanamkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak dini, serta menegakkan Undang -Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Larangan ini bukan semata melarang, tapi untuk melindungi siswa agar tidak jadi korban kecelakaan dan membangun karakter disiplin,” terang Gubernur Dedi dalam keterangan sebelumnya.
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan konsep Gapura Panca Waluya, yang menanamkan nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer kepada para pelajar.
Melalui aturan itu, pemerintah mendorong kebiasaan sehat seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum menuju sekolah.
Namun, dalam penerapannya, pemerintah tetap memberikan toleransi bagi siswa yang tinggal di daerah terpencil atau jauh dari pusat kota. Mereka diizinkan membawa motor dengan pertimbangan akses transportasi yang sulit.
Seorang siswa SMA Negeri 1 Jalancagak yang enggan disebutkan namanya mengaku tetap membawa motor karena alasan jarak dan biaya.
“Jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh. Kalau pakai angkot biayanya jadi double, belum ongkos pergi dan pulang. Orang tua juga belum bisa nyiapin uang saku tambahan setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, menggunakan motor menjadi satu-satunya pilihan agar tidak terlambat masuk sekolah.
Fenomena serupa tidak hanya terjadi di SMA Negeri 1 Jalancagak. Di beberapa sekolah lain di wilayah Kecamatan Jalancagak, hal yang sama juga terlihat siswa masih banyak yang datang dengan kendaraan roda dua.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk terus melakukan sosialisasi, pembinaan, dan pengawasan termasuk pihak kepolisian menyangkaut disiplin dan keselamatan berlalu lintas.
“Yang utama tentang kesadaran mengenai keselamatan merupakan hal nomor satu, ini yang menjadi tantangan bagi pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk terus melakukan sosialisasi, pembinaan, dan pengawasan dan tindakan tegas dari pihak kepolisian, ” ujar Yanto warga Jalancagak Subang. (anr/b)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan