Bahasa Sunda Jadi Titik Balik Pelestarian Identitas di Tengah Arus Globalisasi – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_20251007_090621-2588568-6014443-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025 resmi dibuka di Kota Bandung. Gelaran tahunan ini menjadi puncak dari program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang digagas oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat Herawati, serta jajaran kepala unit pelaksana teknis Kemendikdasmen di wilayah Jawa Barat.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Herawati menjelaskan tahun 2025, FTBI diikuti peserta dari 27 kabupaten/kota, terdiri atas 378 siswa SD dan 364 siswa SMP. Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan hasil dari rangkaian panjang revitalisasi bahasa daerah yang telah dimulai sejak awal tahun.

“Rangkaian revitalisasi bahasa daerah di Jawa Barat dimulai dari koordinasi antarinstansi, diskusi kelompok terpumpun, diseminasi, hingga pelatihan peningkatan kompetensi guru bahasa daerah. Semua ini berpuncak pada penyelenggaraan FTBI dari tingkat kecamatan hingga provinsi,” ujar Herawati, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, FTBI bukanlah akhir dari perjalanan pelestarian bahasa, melainkan bagian dari proses berkelanjutan.

“Festival ini adalah wadah apresiasi bagi penutur muda bahasa Sunda, yang menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap bahasa dan budaya sendiri,” tambahnya.

Tahun 2025 FTBI menghadirkan tujuh mata lomba, yaitu nembang pupuh, biantara, ngarang carpon, maca jeung nulis aksara Sunda, borangan (komedi tunggal), maca sajak, dan ngadongeng.

Herawati menilai, lomba-lomba tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga keberlangsungan bahasa ibu.

“Bahasa Sunda adalah aset bangsa yang tidak ternilai. Keberagaman 718 bahasa daerah di Indonesia merupakan manikam Nusantara yang menyimpan kearifan lokal adiluhung,” ucapnya.

Ia juga berharap ke depan, penyelenggaraan RBD dan FTBI bisa sepenuhnya dikoordinasikan oleh pemerintah daerah.

“Pelestarian bahasa daerah adalah tanggung jawab bersama. Antusiasme pemerintah daerah akan sangat menentukan keberlanjutan gerakan ini,” tegasnya.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo mengingatkan dari 718 bahasa daerah di Indonesia, sebelas telah punah dan sekitar 75 persen dalam kondisi memprihatinkan. Hanya 25 persen bahasa yang masih tergolong aman, termasuk Sunda, Jawa, Banjar, dan Bali.

“Namun, bahkan bahasa yang dianggap aman pun tidak sepenuhnya aman. Coba lihat, seberapa banyak anak muda sekarang yang bisa menulis aksara Sunda atau menembang lagu daerah,” ujar Imam.

Imam menegaskan upaya revitalisasi bahasa daerah bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang memerlukan kolaborasi.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Pelestarian bahasa daerah harus menjadi gerakan bersama, agar warisan bangsa ini tidak lenyap ditelan waktu,” ucapnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan apresiasinya karena Kota Bandung dipilih menjadi tuan rumah FTBI 2025. Menurutnya, Bandung memiliki posisi istimewa sebagai pusat peradaban budaya di Jawa Barat.

“Kota Bandung merupakan melting pot, tempat bertemunya beragam budaya,” ujar Farhan.

Farhan mengingatkan makna penting bahasa sebagai jati diri bangsa.

“Basa teh ciciren bangsa, leungit basana, ilang bangsana,” ucapnya.

Farhan menambahkan, Pemerintah Kota Bandung akan terus menciptakan ruang publik yang ramah terhadap ekspresi budaya dan seni. Salah satu langkah nyata ialah menyesuaikan penamaan taman kota dengan sistem toponimi daerah.

“Misalnya, Taman Lansia akan diubah menjadi Taman Cihapit atau Taman Diponegoro. Di balik setiap nama daerah ada cerita dan filosofi yang mendalam,” kata Farhan.

Farhan berharap dengan doa penuh makna, mugia basa Sunda hurip kalawan hirup nanjung apanjang apunjung.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *