Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan Massal, Dapur Program MBG Dihentikan Sementara – Radar Bandung – Hack.AC.ID

1001307616-scaled-4948738-5329608-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki tahap penyelidikan serius. Polda Jabar bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Badan POM, Dinas Kesehatan, hingga laboratorium kesehatan, tengah mengusut penyebab peristiwa keracunan ratusan siswa tersebut usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (22/9/2025).

Hingga Selasa (23/9/2025) pagi, jumlah korban mencapai 352 orang, mulai dari pelajar tingkat PAUD hingga SMA/SMK sederajat. Mereka mengalami gejala keracunan berupa mual, pusing, sesak napas, hingga kejang-kejang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan bersama instansi terkait. Seluruh hasil temuan nantinya akan dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk ditindaklanjuti.

“Kami ini masih koordinasi dengan BGN. Proses lidik sedang berjalan dan nanti hasilnya akan disampaikan ke tim BGN. Dari penyebab itu, jika sudah diketahui, kami akan berikan rekomendasi tindak lanjut,” kata Hendra, Selasa (23/9/2025).

Selain polisi, tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan epidemiologi. Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan diperkirakan hasilnya keluar dalam sepekan.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Vini Adiani Dewi menegaskan pemeriksaan laboratorium menjadi kunci untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal ini.

“Sampel langsung dibawa ke Labkesda, hasilnya kemungkinan keluar dalam sepekan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meninjau langsung lokasi dapur penyedia makan bergizi gratis yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Cipari, Desa Cijambu, Cipongkor.

Usai kejadian, ia memutuskan operasional dapur tersebut dihentikan sementara untuk evaluasi dan perbaikan.

“Saya sudah minta untuk setop sementara karena harus ada perbaikan dulu di SPPG tersebut,” kata Dadan.

Menurutnya, fasilitas dapur SPPG secara umum sudah memadai. Namun, ia menduga ada keteledoran dalam pengolahan makanan yang menyebabkan kasus keracunan massal.

“Kondisinya sebenarnya bagus, hanya mungkin ada keteledoran. Mudah-mudahan semua siswa yang mengalami bisa segera pulih,” ucap Dadan.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *