Genjot Ekonomi Daerah, OJK Dorong Pengembangan Peternak Sapi Perah di Jabar – Radar Bandung – Hack.AC.ID

ojk-ternak-sapi-2539316-1876654-jpg

RADARBANUDNG.ID, BANDUNG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor sapi perah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program penguatan perekonomian daerah tersebut sejalan dengan salah satu visi Asta Cita yang ingin diwujudkan pemerintah dalam membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Untuk mendukung upaya tersebut, OJK menggelar kegiatan Sarasehan dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Implementasi Pengembangan Peternak Sapi Perah di Jabar yang melibatkan Pemprov Jabar, industri jasa keuangan (IJK), dan Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Barat di Lembang, Kamis (11/9).
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman berharap kerja sama ini dapat mengakselerasi penyaluran kredit perbankan ke subsektor peternakan, khususnya sapi perah.
“Potensi penyaluran kredit perbankan ke subsektor peternakan, khususnya sapi perah, mencapai Rp1 triliun. Dengan kerja sama ini, kami berharap penyaluran kredit perbankan kepada peternak sapi perah dapat meningkat dengan tetap menjaga prinsip
kehati-hatian. OJK terus mendorong kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian Jabar maupun nasional,” kata Darwisman.
Darwisman menambahkan, saat ini tercatat ada kekosongan kandang anggota GKSI Jabar untuk 21.550 ekor sapi perah akibat dampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada 2022. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan pembiayaan besar,
dengan estimasi sekitar Rp967,75 miliar. Harga sapi perah indukan lokal mencapai Rp25 juta per ekor, sedangkan sapi perah impor dari Australia Rp45 juta per ekor.
Pemerintah telah menetapkan kuota impor sapi perah sebanyak 3.500 ekor pada 2025 dengan kebutuhan pendanaan sekitar Rp157,5 miliar dalam jangka pendek.
Adapun perbankan yang terlibat dalam program ini antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia posisi Juni 2025, penyaluran kredit subsektor pembibitan dan budidaya ternak perah di Jawa Barat tercatat Rp230,94 miliar atau tumbuh 2,62 persen dibandingkan Juni 2024. Angka tersebut baru
mencapai 1,07 persen dari total kredit sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan yang sebesar Rp21,63 triliun.
Dengan terealisasinya kerja sama ini, penyaluran kredit subsektor sapi perah diproyeksikan mencapai Rp1,19 triliun atau 5,5 persen dari total kredit sektor pertanian.
Acara sarasehan turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Internasional, APUPPT, dan OJK Daerah, Bambang Mukti Riyadi; Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman; Ketua GKSI Jawa Barat Dedi Setiadi; jajaran perbankan; serta 50
perwakilan peternak anggota GKSI Jawa Barat.
Sekda Jabar Herman Suryatman menyambut baik langkah strategis ini yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Daerah Jawa Barat 2024–2029.
“Pemprov Jabar menargetkan produksi susu Jabar dapat menjadi peringkat pertama nasional dalam dua tahun mendatang. Pengembangan peternakan sapi perah merupakan bagian penting dari strategi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Herman.
Jumlah sapi perah di Jabar pada 2025 tercatat sekitar 14 ribu ekor, turun dari 30 ribu ekor pada tahun sebelumnya. Hal ini berdampak pada penurunan produksi susu yang hanya mencapai 239 ribu ton per tahun, lebih rendah dibandingkan
kebutuhan konsumsi susu masyarakat Jabar sebesar 336 ribu ton per tahun.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemprov Jabar menyiapkan strategi pengembangan peternakan sapi perah yang mencakup penyediaan bibit, pakan, pengelolaan limbah, dan pemasaran. Upaya ini didukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan meningkatkan permintaan susu lokal.
OJK berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, meningkatkan literasi keuangan, serta mempercepat inklusi keuangan nasional. (nto)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *