RADARBANDUNG.ID, SOREANG – Kabupaten Bandung kembali dibayangi ancaman curah hujan tinggi.
BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi melanda wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung, seminggu kedepan.
Intensitas curah hujan diperkirakan mencapai 50 hingga 100 milimeter per hari.
Peringatan ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung meningkatkan kesiapsiagaan.
Seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan diinstruksikan untuk segera menyiapkan langkah antisipasi, terutama membersihkan saluran air dan memantau daerah rawan banjir.
“Kami sudah menyebarkan imbauan kepada seluruh camat agar diteruskan ke desa. Warga diharapkan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, supaya tidak terjadi genangan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, Senin (15/9).
Menurut Diki, curah hujan tinggi berulang kali memicu banjir di daerah bantaran Sungai Citarum. Debit air yang meningkat tajam sering membuat wilayah Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang terendam.
“Kondisi ini bisa memburuk jika curah hujan di daerah hulu juga tinggi,” ungkap dia.
Untuk itu, BPBD Kabupaten Bandung memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Pemantauan tinggi muka air dilakukan secara intensif agar informasi potensi banjir bisa lebih cepat disampaikan ke masyarakat.
“Kami menyiapkan sistem peringatan dini. Kalau ada kenaikan debit air, laporan dari BBWS segera kami teruskan agar warga bisa bersiap lebih awal,” katanya.
Di tingkat masyarakat, sejumlah warga mulai membangun sistem informasi darurat secara mandiri. Di Kecamatan Bojongsoang, warga memanfaatkan grup WhatsApp untuk berbagi laporan ketinggian air secara real time.
“Kalau air sudah naik, status langsung diumumkan ke siaga atau waspada,” ungkap Diki.
Selain banjir, curah hujan tinggi juga meningkatkan risiko tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan selatan Kabupaten Bandung.
BPBD meminta aparat desa lebih aktif mengawasi pergerakan tanah, retakan, maupun aliran air di lereng gunung.
“Bencana ini tidak bisa dianggap remeh. Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, apalagi curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” tegas Diki.
Dengan kesiapsiagaan bersama, BPBD berharap potensi kerugian akibat banjir maupun longsor bisa ditekan seminimal mungkin. “Kewaspadaan menjadi kunci, karena mencegah selalu lebih baik daripada menanggulangi,” tutupnya. (kus)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan