Pemkab Bandung Perkuat Ketahanan Pangan dengan Distribusi 120 Ton Beras – Radar Bandung – Hack.AC.ID

antre-6220592-6032936-jpg

RADARBANDUNG.ID, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat upaya pembangunan ketahanan pangan melalui distribusi 120 ton beras kepada masyarakat di 31 kecamatan.

Program ini dilaksanakan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar secara nasional pada Minggu (31/8/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama, menegaskan kegiatan ini merupakan strategi menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga pangan di tingkat lokal.

“Kami berkomitmen membangun sistem pangan yang kuat, agar masyarakat tetap terjamin akses pangannya,” ujarnya.

Menurutnya, 120 ton beras yang disalurkan dalam GPM Serentak dijual seharga Rp60.000 per kemasan lima kilogram atau setara Rp12.000 per kilogram.
Setiap pembeli dibatasi maksimal dua kemasan. Harga tersebut lebih rendah dibanding harga pasar.

Uka menyebutkan, beras yang digunakan berasal dari program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Dari total pemesanan 120 ton, sebanyak 119.955 kilogram telah dikirimkan ke Kabupaten Bandung.

“Ada selisih kekurangan sebesar 45 kilogram, tetapi tidak mengganggu distribusi,” katanya.

Ia menambahkan, program pangan murah ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek bagi warga, tetapi juga bagian dari langkah strategis mengendalikan inflasi.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga kestabilan harga agar masyarakat tidak terbebani,” tutur Uka.

Dispakan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog dalam mendukung pelaksanaan program ini. Kerja sama lintas lembaga, menurut Uka, menjadi kunci membangun fondasi ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.

“GPM Serentak sebagai momentum penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan merata. Warga di 31 kecamatan bisa mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau sehingga kebutuhan pokok tetap terpenuhi,” papar dia.

Selain membantu rumah tangga, program ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat.

“Ketahanan pangan akan kuat bila masyarakat tidak hanya bisa membeli, tetapi juga memiliki kepastian harga di pasar,” ujar Uka.

Pemkab Bandung berencana terus memperluas jangkauan program pangan murah dengan komoditas lain di masa mendatang. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat sistem pangan dari sisi produksi, distribusi, hingga konsumsi.

Dengan langkah ini, Pemkab Bandung menegaskan ketahanan pangan menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
“Membangun ketahanan pangan berarti membangun kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkas Uka. (Kus)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *