Pemkot Bandung Fokus Salurkan Separuh Lulusan SD, Keseimbangan Antar Sekolah Negeri-Swasta – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img-20250715-0167-9835428-8467462-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berbeda dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penambahan rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri. Alih-alih menambah kapasitas di sekolah negeri, Pemkot Bandung justru memilih untuk menyalurkan separuh lulusan SD ke sekolah swasta sebagai upaya menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan swasta.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan dari total 36.666 lulusan SD tahun ajaran ini, sekitar 50 persen akan diarahkan untuk bersekolah di swasta.

“Kalau kebijakan gubernur menambah rombel, itu mungkin untuk provinsi. Tapi Kota Bandung punya pendekatan berbeda,” ujar Erwin saat ditemui di Jl. Taman Pramuka, Kota Bandung, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, kebijakan ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta di Kota Bandung.

“Kami ingin sekolah swasta tetap hidup. Kalau semua masuk negeri, siapa yang rawat swasta?”

Ia menjelaskan dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung telah memetakan sekolah swasta ke dalam empat kategori, A, B, C, dan D. Sekolah swasta yang masuk kategori C dan D menjadi prioritas dalam penyaluran siswa, karena dinilai paling membutuhkan dukungan pemerintah.

“Sekolah tipe A dan B itu favorit, mereka sudah bisa jalan sendiri. Fokus kami ke tipe C dan D agar mereka tidak tutup,” jelas Erwin.

Ia menegaskan langkah ini mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi. Jika sekolah swasta kekurangan siswa dan akhirnya gulung tikar, maka ancaman pengangguran guru menjadi konsekuensi serius.

“Kalau sekolah swasta mati, guru-gurunya jadi pengangguran. Kita tidak bisa biarkan itu terjadi,” tegas Erwin.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tak hanya menyalurkan siswa, Pemkot Bandung juga mengalokasikan dana bantuan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang memilih bersekolah di swasta. Bantuan itu dikucurkan melalui program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) yang khusus menyasar siswa jenjang SMP.

“Kita pakai RMP untuk bantu siswa swasta. Jadi tidak ada alasan tidak sekolah hanya karena biaya,” ujar Erwin.

Ia pun mengimbau orang tua atau wali murid yang mengalami kesulitan untuk segera melapor ke Dinas Pendidikan atau langsung kepadanya. Pemkot memastikan siap memberikan bantuan agar anak-anak tetap bisa mengakses pendidikan.

“Kalau ada yang tidak bisa bayar sekolah swasta, hubungi saya langsung atau ke Disdik. Insyaallah kami bantu sampai gratis,” pungkasnya.(dsn/mg3)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *