RADARBANDUNG.ID, MADINAH – Tak semua jemaah haji memiliki kondisi fisik yang memungkinkan untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna.
Termasuk diantaranya adalah jemaah haji yang lanjut usia (lansia) atau mereka yang sedang dirawat karena sakit kronis.
Untuk mengakomodasi kondisi tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan skema khusus bernama Safari Wukuf.
Konsultan Ibadah Haji Kementerian Agama Prof. Aswadi Syuhada menjelaskan, safari wukuf adalah mekanisme yang memungkinkan jemaah yang sedang dirawat atau dalam kondisi sangat lemah untuk tetap menjalani rukun haji, yaitu wukuf di Arafah.
Jemaah akan diberangkatkan langsung dari fasilitas kesehatan menuju Arafah pada puncak haji, kemudian dikembalikan ke tempat perawatan atau hotel usai pelaksanaan wukuf.
“Kalau terlalu sakitnya itu sudah kelasnya maklum, sudah kronis, itu bisa dibawa ke safari wukuf,” ujar Prof. Aswadi saat ditemui di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Selasa (13/5/2025).
Wukuf sendiri merupakan rukun haji yang tidak bisa digantikan.
Karenanya, meskipun dalam kondisi sakit, jemaah tetap harus hadir secara fisik di Arafah, meskipun hanya sesaat. Itulah yang menjadi dasar diberlakukannya safari wukuf.
“Berangkatnya nanti tanggal 9 Dzulhijah, karena tanggal 8-nya itu orang yang sehat diberangkatkan ke Arafah,” jelas Aswadi.
Di Arafah, jemaah safari wukuf akan ditempatkan di tenda khusus dan didampingi tim medis dan pembimbing ibadah.
Proses wukuf ini tetap memenuhi syarat dan sah secara syariat. Setelah prosesi selesai, jemaah dikembalikan ke rumah sakit atau penginapan masing-masing.
“Yang penting memenuhi Arafah, dan disanalah nanti akan dikembalikan ke hotel lagi,” imbuhnya.
Selain itu, untuk menyempurnakan ibadah bagi jemaah yang tidak mampu menyelesaikan rangkaian manasik secara mandiri karena kondisi kesehatan, pemerintah juga menyiapkan badal ifadah.
Yakni perwakilan atau petugas yang akan melaksanakan thawaf dan sai atas nama jemaah yang tidak mampu.
“Pemerintah mengupayakan supaya haji jamaah itu bisa sempurna. Maka ini disempurnakanlah melalui badal ifadah,” tegas Prof. Aswadi.
Skema safari wukuf dan badal ifadah ini merupakan bentuk ikhtiar PPIH dalam memastikan semua jemaah, tak terkecuali yang sakit dan lansia, tetap bisa menyempurnakan rukun Islam kelima.
Pelayanan ini juga menunjukkan bahwa ibadah haji tak sekadar soal kekuatan fisik, tetapi juga ketulusan niat dan kebaikan sistem layanan yang inklusif. (jpc)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan