RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Besarnya alokasi anggaran tidak menunjang suksesnya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB 2024.
Sederet protes pelaksanaan PPDB ini ke Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Bergelombang demonstrasi.

Baca Juga : Dilantik jadi Wamen Investasi, Yuliot Tanjung Prioritaskan Permodalan Pembangunan IKN
Selain amburadulnya penerimaan di sekolah, pengelolaan anggaran PPDB yang begitu besar juga tak jelas bagaimana proses dan penggunaannya.
Sebut saja, tiga item alokasi anggaran yang sebelumya sudah dipublikasikan.
Item-item anggaran itu adalah jasa layanan penyediaan infrastruktur jaringan PPDB Online Rp 800 juta, belanja layanan peta digital/geolokasi pendukung PPDB Rp 250 juta dan layanan Chat Bot PPDB Rp 80 juta.
Baca Juga : PLN Indonesia Power UBP Kamojang Salurkan 100 Paket Sembako
Bukan hanya anggaran miliaran itu. Ada juga anggaran sebesar Rp 402 juta.
Anggaran ini untuk publikasi PPDB pada media cetak koran,online, televisi, radio, dan ruang /billboard.
Penayangannya sebanyak 25 kali.
Baca Juga : Dishub KBB Gandeng PKTJ Siapkan Jukir dan Pengemudi Angkutan Umum Berkeselamatan
Yang lebih besar ada satu paket Pembangunan Pusat Komunkasi Rp 4 miliar.
Ada pula belanja jasa tenaga informasi dan teknologi untuk honorarium tim pengembang aplikasi, pengelola IT dan pengelolaan jaringan 12 orang Rp 206.400.000.
Lalu satu paket belanja modal alat studio, komunikasi, dan pemancar Rp 292.292.075.
Saat dikonfirmasi, Dewi, Humas Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) tidak bersedia diwawancarai karena alasan sedang rapat via online.
Dia hanya menitipkan pesan melalui petugas sekuriti Tikomdik, bahwa pengelolaan anggaran bukan di lembaganya, tapi di Bidang Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA).
Senada dengan Edi Kurnia.
Edi yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ini juga mengelak mengelola anggaran tersebut.
Ia lagi-lagi melempar bola.
Anggaran tersebut, kata dia, dikelola oleh Yudi Subarkah.
Yudi pun sama.
Ia membantah.
Yudi menegaskan, media publikasi PPDB dikelola oleh Firman Oktora.
“Saya bukan PPK untuk publikasi media, tapi hanya membantu. PSMA hanya juru bayar kepada media,” kilah Yudi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2024).
Dia mengungkapkan, media yang dipakai publikasi juga usulan dari Tikomdik.
Hanya saja, lanjut dia, sampai saat ini belum ada laporan mengenai media mana saja yang dipakai.
“Baru sebatas lisan. Spesifikasi media yang dipakai juga dari Tikomdik. Nanti Pak Andri dari Tikomdik akan memberikan laporan,” terang Yudi.
Yudi juga membantah paket pembangunan pusat komunikasi Rp 4 miliar.
“Ada rinciannya, tapi saya tidak tahu persisnya,” kilah Yudi.
Begitu juga adanya target persentase 10 persen dari setiap item kegiatan yang dipatok Kabid PSMA Awan Suparwana, Yudi mengaku tidak tahu.
Pembelaan serupa dilontarkan Edi Kurnia.
Ia juga membantah dirinya PPK publikasi PPDB.
“Saya tidak tahu. Saya belum tanda tangan anggaran itu,” aku Edi.
Edi menjelaskan, kegiatan swakelola tidak perlu ada PPK.
Ia mengaku, belum pernah mengeluarkan anggaran untuk publikasi.
“Tapi kalau kontraktual itu pasti saya. Dan kalau saya yang melaksanakannya pasti saya akan bilang,” ujarnya.
Selama ini, kilah Edi, saya tidak pegang semua DPA pekerjaan.
“Paling kalau ada pekerjaan pengadaan baru bilang ke saya. Dan saya akan kaji dokumennya,” kata dia.
Bagaimana dengan anggaran Rp 4 miliar?
Lagi-lagi Edi mengaku tidak tahu dan belum merealisasikan anggaran miliaran rupiah itu.
Besarnya Anggaran yang Dikelola PSMA:
– Jasa layanan penyediaan infrastruktur jaringan PPDB Online Rp 800 juta.
– Belanja layanan peta digital/geolokasi pendukung PPDB Rp 250 juta.
– Layanan Chat Bot PPDB Rp 80 juta.
– Anggaran publikasi sebesar Rp 402 juta.
– Paket Pembangunan Pusat Komunkasi Rp 4 miliar.
– Belanja jasa tenaga informasi dan teknologi untuk honorarium tim pengembang aplikasi, pengelola IT dan pengelolaan jaringan 12 orang Rp 206.400.000.
– Paket belanja modal alat studio, komunikasi, dan pemancar Rp 292.292.075. (tim)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan