RADARBANDUNG.ID, JAKARTA – Kabar baik datang dari Arab Saudi, untuk jemaah umrah dari penjuru dunia termasuk Indonesia.

Tahun ini pembukaan pintu jemaah umrah dipercepat sekitar dua pekan.
Selain itu jemaah umrah tidak perlu vaksin meningitis.
Baca Juga : Rayakan Kebahagiaan Momen Idul Adha 1445 H, YBM UP2B Jawa Barat Bagikan 150 Bingkisan Melalui Program Tebar Berkah Daging
Informasi tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Firman M. Nur.
Dia mengatakan Arab Saudi sudah mulai membuka akses jemaah umrah pada 14 Dzulhijjah 1445 Hijriyah atau bertepatan dengan 20 Juni 2024.
Selama ini Arab Saudi selalu membuka akses jemaah umrah setiap tahun baru Islam atau 1 Muharram.
Baca Juga : Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Dengan demikian pembukaan umrah tahun ini lebih cepat dua pekan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
’’Kami menyambut baik kebijakan ini,’’ katanya kemarin (20/6/2024).
Firman mengatakan Arab Saudi sudah mulai membuka pengajuan visa umrah sejak 12 Dzulhijjah atau 18 Juni lalu.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Dinas Kehutanan Wilayah V Jawa Barat Lakukan Penghijauan Area Gunung Manglayang
Dengan demikian saat ini jika ada jemaah umrah yang berangkat ke Makkah, mereka akan berpapasan dengan jemaah haji yang masih di sana.
Sehingga bisa merasakan auranya musim haji.
Firman juga menyampaikan pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum mengeluarkan edaran terbaru terkait kewajiban vaksin meningitis. Dia mengatakan vaksin meningitis hanya diwajibkan bagi jemaah haji. ’’Tidak wajib bagi jemaah umrah,’’ tuturnya.
Dia menceritakan pada 2022 lalu, Saudi sudah membatalkan syarat vaksin meningitis bagi jemaah umrah. Aturan ini tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
’’Sekali lagi kami tegaskan bahwa sampai hari ini tidak ada edaran dari Saudi, tentang kewajiban vaksin (meningitis) bagi jemaah umrah,’’ tuturnya.
Untuk itu Firman menyampaikan kepada penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) supaya bersiap untuk melayani jemaah umrah musim 1446 hijriyah.
Pelayanan harus dilakukan secara maksimal, berkualitas, kemudian harga yang kompetitif.
Firman mengingatkan regulasi di Indonesia menegaskan setiap orang dilarang tanpa hak untuk menjadi PPIU dengan mengumpulkan atau memberangkatkan jemaah umrah. Artinya perjalanan umrah baik perorangan maupun kelompok harus melalui PPIU yang berizin resmi dari Kemenag. Tujuannya untuk jaminan kenyamanan, keselamatan, dana aspek pemenuhan syariat ibadahnya. (wan/jawa pos)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan