Pengertian Industri – Cabang, Jenis, Tujuan, Faktor, Para Ahli

pengertian-industri-6631597-6276008-jpg

Pengertian Industri – Cabang, Jenis, Tujuan, Faktor, Dampak, Tenaga Ahli: Industri adalah bidang yang didasarkan pada keterampilan dan ketekunan kerja serta penggunaan alat-alat di bidang manufaktur, pengolahan, dan distribusi.


pengertian-industri-3445399

Table of Contents

Definisi industri

Industri adalah bidang yang didasarkan pada keterampilan dan ketekunan kerja serta penggunaan alat-alat di bidang manufaktur, pengolahan, dan distribusi. Kemudian industri secara umum dikenal sebagai mata rantai dalam mata rantai usaha untuk lebih memenuhi kebutuhan (ekonomi) yang berhubungan dengan bumi yaitu setelah pertanian, perkebunan dan pertambangan yang erat hubungannya dengan tanah. Posisi industri jauh dari tanah yang menjadi basis ekonomi, budaya dan politik.


Baca juga artikel terkait: 7 Pengertian hukum internasional menurut para ahli


Cabang Industri

Berikut ini adalah berbagai industri di Indonesia:

  • Makanan dan minuman
  • Tembakau
  • tekstil
  • Pakaian
  • Kulit, dan barang-barang yang terbuat dari kulit
  • Kayu, barang dari kayu, dan anyaman
  • Barang kertas dan kertas
  • Penerbitan, percetakan dan reproduksi
  • Batubara, minyak dan gas alam, dan bahan bakar nuklir
  • Bahan kimia, dan barang dari bahan kimia
  • Barang karet dan plastik
  • Mineral bukan logam
  • Logam mulia

  • Barang dan perkakas logam
  • Mesin dan peralatan
  • Peralatan kantor, akuntansi dan pengolahan data
  • Mesin listrik lainnya, dan aksesorinya
  • Radio, televisi dan peralatan komunikasi
  • Peralatan medis, alat ukur, navigasi, optik dan jam tangan
  • Kendaraan bermotor
  • Sarana transportasi lainnya
  • Furnitur dan industri pengolahan lainnya

  1. Hasibuan

    Pengertian industri sangat luas, bisa dalam makro dan mikroskop. Dalam bisnis mikro, itu adalah kumpulan perusahaan yang memproduksi barang homogen, atau barang yang memiliki banyak karakteristik yang saling terkait erat. Dari segi pendapatan cenderung formasi makro. Industri merupakan kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai tambah. Industri dengan demikian dalam batas mikro sebagai kumpulan perusahaan yang memproduksi barang, sedangkan secara makro dapat membentuk pendapatan.


    Baca juga artikel terkait: 101 Pengertian hukum adat menurut para ahli dunia


  2. Industrialisasi adalah upaya untuk mengubah struktur pertanian menjadi struktur industri.


  3. UU No. 5 tahun 1984

    Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan mentah, barang setengah jadi atau barang jadi yang mempunyai nilai lebih tinggi untuk kegunaannya.


  4. Industri merupakan bagian dari proses produksi yang tidak langsung mengambil bahan-bahan tersebut dari alam untuk dikonsumsi, melainkan bahan-bahan tersebut diolah dan akhirnya menjadi komoditas yang bernilai bagi masyarakat.


  5. Ensiklopedia Americana

    Industri adalah kegiatan kelompok yang menumbuhkan objek dan pengguna ekonomi.


  6. Sudut pandang geografis

    Industri adalah sesuatu yang merupakan gabungan dari subsistem fisik dan subsistem manusia.


  7. badan Pusat Statistik

    Industri adalah unit usaha yang berfungsi sebagai unit kegiatan ekonomi dengan tujuan menghasilkan barang atau jasa yang berkedudukan di suatu tempat atau lokasi tertentu dan mempunyai catatan administrasi sendiri.


  8. tim Grasindo

    Industri adalah semua jenis pekerjaan yang menghasilkan uang.


  9. Industri adalah semua kegiatan manusia dalam ekonomi produktif/menghasilkan barang dan uang.


  10. Sukimo

    Industri adalah perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi yang termasuk dalam sektor sekunder.


  11. Kartasaputra

    Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan mentah, barang setengah jadi atau barang jadi menjadi barang dengan nilai lebih tinggi, termasuk kegiatan rancang bangun industri dan rekayasa industri.


  12. dr. Sri Milaningsih

    Industri berasal dari bahasa latin yang berarti tenaga kerja atau tenaga kerja industri.


  13. Saya membuat Kata Sandi

    Industri adalah usaha menghasilkan barang jadi bahan mentah atau bahan baku melalui proses produksi budidaya dalam jumlah banyak sehingga dapat diperoleh barang dengan harga yang serendah-rendahnya tetapi dengan kualitas yang setinggi-tingginya.


  14. Badan Perencanaan Pembangunan Sumatera Utara

    Industri adalah kegiatan mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi untuk dijual.


  15. Teguh S. Pamudi

    Industri adalah sekumpulan perusahaan yang menghasilkan produk yang dapat dipertukarkan.


  16. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

    Industri adalah kegiatan mengolah atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, seperti mesin.


  17. Anto Pracoyo dan Tri Kurnawangsih

    Industri adalah kumpulan berbagai perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa di pasar.


  18. Hinsha Sahaan

    Industri adalah bagian dari proses pengelolaan bahan mentah menjadi bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi menjadi barang yang bernilai bagi masyarakat.


  19. Wirastuti

    Industri adalah pengolahan bahan baku atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang mendatangkan keuntungan.


  20. Awal Natalia

    Industri adalah pengolahan bahan baku menjadi barang yang mendatangkan keuntungan.


Jenis industri

Industri memiliki banyak jenis dan berikut adalah jenis industri berdasarkan kelasnya:


Baca juga artikel terkait: 101 Pengertian Hukum Tata Negara Menurut Para Ahli


Jenis industri berdasarkan lokasi bahan baku

1. Industri Ekstraktif

Industri ekstraktif adalah industri yang bahan bakunya diambil langsung dari lingkungan alam.
– Contoh: pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain-lain.


2. Operasi tidak aktif

Industri non ekstraktif adalah industri yang bahan bakunya diperoleh dari tempat selain lingkungan alam.

3. Fasilitasi industri

Industri fasilitasi adalah industri yang produk utamanya berupa jasa yang dijual kepada konsumennya.
– Contoh: Asuransi, perbankan, transportasi, pengiriman, dll.


Jenis-jenis industri berdasarkan besarnya modal

1. Industri padat modal

merupakan industri yang dibangun dengan modal yang besar untuk kegiatan operasional dan pengembangannya

2. Industri padat karya

merupakan industri yang lebih menitikberatkan pada tenaga kerja atau tenaga kerja dalam jumlah besar dalam pembangunan dan pengoperasiannya.


Jenis industri berdasarkan klasifikasi atau tipe berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian No.19/M/I/1986 =

1. Industri kimia dasar

Misalnya industri semen, farmasi, kertas, pupuk, dll

2. Industri permesinan dan logam dasar

contohnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dll


Baca juga artikel terkait: 101 definisi hukuman mati menurut para ahli di dunia


3. Industri skala kecil

Contohnya industri bakery, kompor minyak, makanan ringan, es krim, minyak goreng curah, dll.

4. Berbagai industri

Misalnya industri pakaian, industri makanan dan minuman, dan lain-lain.


Jenis industri berdasarkan jumlah tenaga kerja

1. Industri rumah tangga

Merupakan industri yang jumlah karyawan/tenaga kerjanya antara 1-4 orang.

2. Industri skala kecil

Merupakan industri dengan tenaga kerja antara 5-19 orang.


3. Industri sedang atau industri sedang

Merupakan industri dengan jumlah tenaga kerja antara 20-99 orang.

4. Industri besar

Merupakan industri dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih.


Jenis klasifikasi industri berdasarkan pemilihan lokasi

1. Berorientasi industri atau terfokus pada pasar (market oriented industry)

Merupakan industri yang didirikan sesuai dengan lokasi calon konsumen sasaran. Jenis industri ini akan mendekati kantong di mana konsumen potensial berada. Semakin dekat ke pasar semakin baik.


2. Berorientasi industri atau terfokus pada tenaga kerja/tenaga kerja (manpower oriented industry)

Merupakan industri yang terletak di pusat pemukiman penduduk karena biasanya jenis industri ini membutuhkan banyak tenaga kerja/karyawan agar lebih efektif dan efisien.


3. Berorientasi industri atau terfokus pada bahan baku (supply oriented industry)

Merupakan jenis industri yang mendekati lokasi dimana bahan baku berada untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.


Jenis industri berdasarkan produktivitas individu

1. Industri primer

adalah industri yang barang produksinya tidak langsung diolah atau tanpa diolah terlebih dahulu
Contohnya produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sebagainya.


2. Industri sekunder

Industri sekunder adalah industri yang mengolah bahan mentah menjadi barang untuk diolah kembali.
Misalnya pemintalan benang sutera, komponen elektronik, dan sebagainya.


3. Industri tersier

Merupakan industri yang produk atau barangnya berupa jasa.
Contohnya seperti telekomunikasi, transportasi, kesehatan, dan masih banyak lainnya.


Baca juga artikel terkait: Persyaratan hukum (lawyer) lengkap di Indonesia


Tujuan Pembangunan Industri

1. Peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata dengan memanfaatkan dana, sumber daya alam dan/atau hasil budidaya serta dengan memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup;
2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap, mengubah struktur perekonomian menjadi lebih baik, maju, sehat, dan seimbang sebagai upaya menciptakan basis pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan luas secara umum, serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri di tertentu. ;


3. Peningkatan kemampuan dan penguasaan serta dorongan penciptaan teknologi tepat guna dan peningkatan kepercayaan terhadap kemampuan dunia usaha nasional;
4. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan kemampuan kelompok ekonomi lemah termasuk pengrajin untuk berperan aktif dalam pembangunan industri;
5. Perluasan dan pemerataan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, serta peningkatan peran koperasi industri;


6. Meningkatkan perolehan devisa melalui peningkatan ekspor produk nasional yang berkualitas, selain penghematan devisa dengan mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, guna mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri;
7. Mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan industri yang mendukung pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan Wawasan Nusantara;
8. Mendukung dan memantapkan stabilitas nasional yang dinamis untuk memperkuat ketahanan nasional.


Faktor pendukung perkembangan industri

1. Indonesia kaya akan bahan mentah
2. Jumlah tenaga kerja yang tersedia cukup banyak
3. Tersedia banyak pasar domestik
4. Iklim usaha yang mendukung orientasi kegiatan industri
5. Terdapat berbagai sarana dan prasarana untuk industri
6. Meningkatkan stabilitas politik
7. Banyak kerjasama dengan negara lain dalam hal permodalan, alih teknologi, dll.
8. Letak geografis Indonesia yang menguntungkan
9. Kebijakan pemerintah yang menguntungkan
10. Terdapat sumber daya listrik yang memadai


Baca juga artikel terkait: Pengertian lengkap, fungsi dan tugas customer service


Faktor penghambat perkembangan industri

1. Penguasaan teknologi masih perlu ditingkatkan
2. Kualitas barang yang dihasilkan masih kalah bersaing dengan negara lain
3. Promosi di pasar internasional masih sangat sedikit dilakukan
4. Jenis barang tertentu yang bahan bakunya masih sangat bergantung pada negara lain
5. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan tidak merata di seluruh Indonesia
6. Kepemilikan modal masih relatif kecil


Dampak positif pembangunan industri

1. Membuka lapangan kerja
2. Pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat
3. Pendapatan/kesejahteraan masyarakat meningkat
4. Menyelamatkan devisa negara
5. Mendorong pemikiran ke depan bagi masyarakat
6. Pembukaan usaha lain di luar bidang industri
7. Penundaan usia menikah


Dampak negatif pembangunan industri

1. Terjadi pencemaran lingkungan
2. Konsumerisme
3. Hilangnya kepribadian masyarakat
4. Terjadi pergeseran eksistensi
5. Prevalensi urbanisasi di perkotaan
6. Prevalensi permukiman kumuh di perkotaan


Baca juga artikel terkait: Pengertian layanan menurut para ahli beserta fitur dan bisnis di bidangnya

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *