Pembangunan Ekonomi – Pengertian, Faktor, Ciri, Tujuan, Indikator

pembangunan-ekonomi-4176161-6729312-jpg

Pembangunan Ekonomi – ​​Pengertian, Faktor, Ciri, Tujuan, Manfaat, Dampak, Perencanaan, Indikator, Pakar: Pembangunan ekonomi adalah suatu proses peningkatan pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan memperhatikan pertumbuhan penduduk yang disertai dengan perubahan fundamental struktur ekonomi suatu negara dan distribusi pendapatan bagi penduduk suatu negara.


Table of Contents

Definisi pembangunan ekonomi

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses peningkatan pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan memperhatikan pertumbuhan penduduk yang disertai dengan perubahan fundamental struktur ekonomi suatu negara dan distribusi pendapatan bagi penduduk suatu negara. Pembangunan ekonomi ini bergantung pada pertumbuhan ekonomi (economic growth) dimana pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi dan sebaliknya, perekonomian memfasilitasi proses pembangunan ekonomi.


Baca juga artikel terkait: Peran Wirausaha dalam Perekonomian dan Pembangunan Nasional


Sedangkan tujuan pertumbuhan ekonomi adalah proses peningkatan kapasitas produktif suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pendapatan nasional. Suatu negara dapat dikatakan mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi jika terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi.


Daftar Frederich adalah pemuja Laissez-Faire. Menurutnya, pembangunan ekonomi hanya terjadi bila dalam masyarakat terdapat kebebasan dalam organisasi politik dan individu. Daftar Frederich menyusun tahapan perkembangan ekonomi dari tahap primitif peternakan, pertanian, industri pengolahan dan akhirnya pertanian, industri pengolahan dan perdagangan.


Hildebrand lebih cenderung pada pengalaman yang ditemukan di Inggris. Dikatakannya, perkembangan masyarakat atau ekonomi tidak dilihat dari karakteristik produksi atau konsumsi, melainkan dari cara distribusi yang digunakan. Oleh karena itu disebutkan ada 3 sistem distribusi, yaitu 1) ekonomi barter,
2) ekonomi uang,
3) ekonomi kredit.


Dia mencoba mensintesis pendapat List dan Hildebrand. Pembangunan ekonomi menurutnya melalui 3 tingkatan, yaitu 1) produksi untuk kebutuhan sendiri, 2) ekonomi perkotaan, ketika pertukaran diperluas, dan 3) ekonomi nasional, ketika peran pedagang semakin penting. Jadi barang-barang itu diproduksi di pasar.


Menurut Rostow, sejarah perkembangan ekonomi dapat dikatakan melewati beberapa tahapan, yaitu:

    1. Tahap masyarakat tradisional
    2. Tahap masyarakat adalah prasyarat untuk kenaikan
    3. Panggung masyarakat menurun
    4. Tahap masyarakat setelah dewasa
    5. Tahap masyarakat konsumsi berlebihan

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi

  1. Ketersediaan sumber daya alam
  2. Ketersediaan barang modal (modal dan peralatan fisik)
  3. Sistem organisasi yang digunakan
  4. Tingkat perkembangan teknologi
  5. Sumber daya manusia dan sistem pembagian kerja

Ciri-ciri pembangunan ekonomi

  • Ada peningkatan GNP dan pendapatan per kapita, disertai dengan ekuitas
  • Terjadi perubahan struktur ekonomi

Baca juga artikel terkait: Pengertian pembangunan ekonomi secara umum beserta dampak positif dan negatifnya


Tujuan Pembangunan Ekonomi

Pembangunan nasional Indonesia bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, merata secara material dan spiritual, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berdaulat rakyat. dalam suasana kehidupan bangsa yang aman, damai, tertib dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang bebas, bersahabat, tertib dan damai. Pembangunan nasional akan tercapai apabila pembangunan ekonomi dapat dilaksanakan.


Tujuan pembangunan ekonomi dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

  • Tujuan pembangunan jangka pendek adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, kecerdasan, dan taraf hidup masyarakat. Itu juga dapat mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran dan mengurangi inflasi mata uang.

  • Tujuan pembangunan jangka panjang yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan yang adil materiil dan spiritual berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Manfaat pembangunan ekonomi

  • Kekayaan negara dan masyarakat akan meningkat
  • Masyarakat memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan, apakah mereka ingin mengkonsumsi atau memproduksi.
  • Memberikan kemampuan yang lebih besar bagi manusia untuk menguasai alam dan dapat meningkatkan kebebasan manusia untuk melakukan berbagai tindakan.
  • Ada kebebasan tambahan untuk memilih kesenangan yang lebih luas.
  • Mengurangi ketimpangan sosial.

Baca juga artikel terkait: Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan


Dampak Pembangunan Nasional

Dampak positif pembangunan ekonomi

  • Melalui pembangunan ekonomi, pelaksanaan suatu kegiatan ekonomi akan berjalan lebih lancar dan dapat mempercepat suatu proses pertumbuhan ekonomi.
  • Adanya pembangunan ekonomi memungkinkan terciptanya lapangan kerja yang dibutuhkan masyarakat, sehingga akan mengurangi pengangguran.

  • Penciptaan lapangan kerja dari pembangunan ekonomi secara langsung meningkatkan tingkat pendapatan nasional
  • Melalui pembangunan ekonomi, dimungkinkan untuk mengubah struktur ekonomi dari struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri, sehingga kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh negara menjadi lebih beragam dan juga dinamis.

  • Pembangunan ekonomi memerlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat berkembang pesat. Sehingga lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dampak negatif pembangunan ekonomi

  • Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik, menyebabkan kerusakan lingkungan.
  • Industrialisasi menyebabkan berkurangnya lahan pertanian.
  • Penghapusan/kehilangan habitat alami, baik hayati maupun hewan
  • Terjadinya pencemaran air, udara dan tanah akibat ketidakdisiplinan manusia.

Baca juga artikel terkait: “Pembangunan berwawasan lingkungan” Definisi & (Alam – Tujuan – Ciri)

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Di Indonesia, perencanaan pembangunan nasional diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Undang-undang tersebut menetapkan bahwa sistem perencanaan pembangunan nasional adalah suatu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pemerintahan di pusat dan daerah dengan melibatkan masyarakat.


Sistem perencanaan pembangunan nasional mencakup lima pendekatan, yaitu:

Pendekatan ini memandang bahwa pemilihan presiden/kepala daerah merupakan proses perencanaan karena pemilih menentukan pilihannya berdasarkan program-program pembangunan yang disampaikan oleh masing-masing calon presiden/kepala daerah. Oleh karena itu, rencana pembangunan merupakan penjabaran dari agenda pembangunan dan janji-janji yang disampaikan oleh presiden/kepala daerah pada masa kampanye untuk dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPM).


Perencanaan dengan pendekatan teknokratis dilakukan dengan metode kerangka ilmiah oleh lembaga atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang secara fungsional bertugas menangani hal tersebut.


Perencanaan pembangunan partisipatif dilakukan dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan dengan pembangunan. Keterlibatan mereka adalah untuk mencapai aspirasi dan menciptakan rasa memiliki yang tinggi dan mendalam.


Baca juga artikel terkait: Dampak & Masalah “Kependudukan” terhadap Pembangunan


  • Pendekatan top-down dan bottom-up

Dalam perencanaan pembangunan dilakukan menurut tingkatan pemerintahan. Rencana yang dihasilkan dari proses top-down dan bottom-up diselaraskan melalui musyawarah (musyawarah perencanaan pembangunan yang dihasilkan dengan metode penangkapan aspirasi masyarakat) yang dilakukan baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.


Perencanaan pembangunan terdiri dari empat tahapan yaitu perumusan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan rencana.

Negara memberikan prioritas tinggi pada pembangunan ekonomi dan sosial di seluruh Indonesia. Terkait hal tersebut, pemerintah telah menetapkan sejumlah target yang direncanakan akan tercapai pada tahun 2025. Target tersebut antara lain sebagai berikut.


    1. Masyarakat yang tertib, maju, damai dan berkeadilan sosial.
    2. Populasi yang kompetitif dan inovatif.
    3. Demokrasi yang adil.
    4. Pembangunan sosial dan kesetaraan antara semua orang dan wilayah.
    5. Menjadi kekuatan ekonomi dan diplomatik yang berpengaruh dalam skala global.

Indikator keberhasilan pembangunan ekonomi

  1. Peningkatan pendapatan nasional
  2. Peningkatan produk nasional (GNP)
  3. Pembukaan kesempatan kerja
  4. Ekonomi stabil
  5. Neraca pembayaran luar negeri surplus
  6. Distribusi pendapatan yang merata

Baca juga artikel terkait: Pembangunan Nasional: Pengertian, Hakikat dan Asas dan Tujuan Lengkap

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *