Pengertian, Ciri, Tipe, Teori, komponen

tindakan-sosial-3033626-1541966-jpg

Pengertian aksi sosial

Gagasan tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan oleh individu yang diarahkan pada lingkungannya, biasanya pada tindakan orang lain. Tindakan sosial berdasarkan individu akan mempengaruhi perubahan dalam masyarakat. Baik perubahan yang dapat berdampak positif maupun perubahan yang dapat berdampak negatif.

tindakan-sosial-7885063


Karakteristik Aksi Sosial

Ada 5 ciri utama tindakan sosial menurut Max Weber sebagai berikut:

  1. Jika tindakan manusia memiliki makna subyektif menurut pelakunya dan dapat mencakup beberapa tindakan nyata
  2. Tindakan yang sebenarnya mungkin sepenuhnya bersifat mental
  3. Tindakan tersebut dapat berasal dari hasil pengaruh positif pada suatu situasi, tindakan yang sengaja diulangi, atau tindakan dalam bentuk persetujuan diam-diam dari salah satu pihak.
  4. Perbuatan itu ditujukan kepada seseorang atau beberapa orang
  5. Tindakan memperhatikan tindakan orang lain dan diarahkan pada orang lain itu.

Selain kelima ciri utama tersebut, menurut Weber, tindakan sosial juga dapat dibedakan dari sudut pandang waktu sehingga ada tindakan yang diarahkan ke masa kini, masa lalu, atau masa depan. Sasaran dari suatu tindakan sosial bisa individu, tetapi bisa juga kelompok atau sekelompok orang. Campbell (1981).


Jenis tindakan sosial

Weber membedakan tindakan sosial manusia menjadi empat jenis, yaitu:


  1. Tindakan rasionalitas instrumental (Zwerk Rasional)

Tindakan ini merupakan tindakan sosial yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pertimbangan dan pilihan sadar yang berkaitan dengan tujuan tindakan dan tersedianya alat yang digunakan untuk mencapainya. Contoh: Seorang siswa yang sering terlambat karena tidak memiliki alat transportasi, akhirnya membeli sepeda motor agar datang ke sekolah lebih awal dan tidak terlambat. Tindakan ini telah dipertimbangkan dengan hati-hati sehingga dapat mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain, penilaian dan penetapan tujuan itu dan tindakan itu dapat digunakan sebagai sarana untuk mencapai tujuan lain.


  1. Tindakan nilai rasional (Bekerja Secara Rasional)

Sementara itu, tindakan rasional-nilai memiliki ciri bahwa instrumen yang ada hanyalah pertimbangan dan perhitungan sadar, sedangkan tujuan sudah ada dalam kaitannya dengan nilai-nilai individu yang absolut. Misalnya: perilaku berdoa atau seseorang yang mendahulukan orang yang lebih tua saat mengantri belanjaan. Artinya, aksi sosial ini dianggap pertama karena mengutamakan nilai-nilai sosial dan nilai-nilai agama yang dia miliki.


  1. Tindakan afektif / Tindakan yang dipengaruhi oleh emosi (tindakan afektif)

Jenis tindakan sosial ini lebih didominasi oleh perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan secara sadar. Tindakan afektif bersifat spontan, irasional dan merupakan ekspresi emosional individu. Misalnya: hubungan cinta antara dua remaja yang sedang kasmaran atau sedang jatuh cinta Tindakan ini biasanya berlangsung atas rangsangan dari luar yang bersifat otomatis sehingga dapat berarti


  1. Perbuatan/perbuatan adat karena kebiasaan (Tindakan tradisional)

Dalam jenis tindakan ini, seseorang menunjukkan perilaku tertentu dari kebiasaan yang dipelajari dari nenek moyang, tanpa pemikiran atau perencanaan yang sadar. Perbuatan pulang kampung saat Idul Fitri atau Idul Fitri.


teori aksi sosial Max Weber

Tindakan sosial terjadi ketika individu melampirkan makna subyektif pada tindakan mereka. Hubungan sosial menurut Weber adalah suatu perbuatan di mana beberapa pelaku yang berbeda, sepanjang perbuatan itu mengandung makna, dihubungkan dan diarahkan pada perbuatan orang lain. Setiap individu berinteraksi dan merespon satu sama lain.

Weber juga membahas bentuk empiris dari tindakan sosial dan hubungan sosial tersebut. Weber membedakan dua jenis pemahaman dasar yang bermakna, dan masing-masing jenis pemahaman ini dapat dibagi menurut afinitasnya masing-masing, menggunakan tindakan rasional atau emosional. Jenis Pertama adalah pemahaman langsung, yaitu pemahaman terhadap suatu tindakan melalui pengamatan langsung. Kedua, pemahaman adalah penjelas. Dalam aksi ini aksi khusus aktor ditempatkan dalam urutan motivasi yang dapat dipahami, dan pemahaman tersebut dapat dilihat sebagai penjelasan tentang fakta bahwa perilaku itu terjadi.


Jenis tindakan sosial

Max Weber masuk (J Dwi Narwoko dan Bagong Suyanto, 2006:18) mengklasifikasikan empat jenis tindakan sosial yang mempengaruhi sistem dan struktur sosial masyarakat, yaitu;


  • Rasionalitas instrumental

Tindakan sosial yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pertimbangan dan pilihan sadar yang berkaitan dengan tujuan tindakan dan tersedianya alat yang digunakan untuk mencapainya.


  • Rasionalitas berorientasi nilai

Alat yang ada hanyalah pertimbangan dan perhitungan sadar, sedangkan tujuan sudah ada dalam kaitannya dengan nilai-nilai individu yang absolut.


Seseorang menunjukkan perilaku tertentu dari kebiasaan yang diturunkan dari nenek moyangnya, tanpa pemikiran atau perencanaan sadar.


Tindakan ini didominasi oleh perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan sadar. Tindakan afektif bersifat spontan, irasional, dan merupakan refleksi emosional individu.

Menurutnya, keempat tindakan tersebut sulit terwujud dalam kenyataan, namun apapun bentuknya hanya dapat dipahami menurut makna subyektif dan pola motivasi yang menyertainya. Sebuah interaksi sosial akan kacau ketika pihak-pihak yang berinteraksi tidak saling memahami motivasi dan makna dari tindakan sosial yang mereka lakukan.


Jenis aksi sosial


Tindakan seperti itu juga merupakan tindakan tujuan instrumental. Kata “rasional” secara implisit mengandung makna logis dan instrumental untuk mencapai tujuan. Artinya tindakan sosial dilakukan dengan pertimbangan untuk mencapai tujuan yang telah dipikirkan sebelumnya.

Misalnya, Anda memilih naik ojek ke tempat kerja daripada angkutan umum lainnya karena ojek bisa melewati gang-gang sempit sehingga lebih cepat sampai. Saat bangun kesiangan, ojek muncul di benak Anda sebagai transportasi alternatif. Akhirnya Anda memutuskan untuk naik ojek agar tidak terlambat. Keputusan untuk naik ojek dalam situasi seperti itu merupakan contoh tindakan sosial instrumental yang bertujuan. Tujuannya jelas agar tidak terlambat.


  • Tindakan berorientasi tanda

Tindakan ini dilakukan dengan pertimbangan nilai. Artinya individu bertindak mengutamakan apa yang dianggap baik, wajar dan wajar atau benar dalam masyarakat di atas tujuan individu. Apa yang dianggap baik bisa berasal dari etika, agama atau bentuk sumber nilai lainnya.

Misalnya, Anda memilih makan dan minum dengan tangan kanan daripada tangan kiri. Saat Anda makan malam dengan pejabat, Anda lebih suka makan dengan sendok. Keputusan untuk makan dan minum dengan tangan kanan atau dengan sendok bertumpu pada pertimbangan nilai. Jika nilai-nilai tidak diperhatikan, maka tindakan yang dilakukan berpotensi dianggap tidak wajar, aneh bahkan mendapat persepsi negatif dan penolakan dari masyarakat.


Jenis tindakan ini didasarkan pada keterikatan emosional. Emosional harus ditekankan di sini daripada rasional. Pertimbangan emosional mencakup hal-hal yang berkaitan dengan perasaan, misalnya: kemarahan, kesedihan, cinta, empati, simpati, kasihan, kebahagiaan, dan sebagainya. Perlu digarisbawahi bahwa aspek emosi yang muncul merupakan reaksi spontan terhadap apa yang dialami. Di sini bedanya jelas, kalau rasional melibatkan pertimbangan mendalam, emosional cenderung lebih spontan.

Misalnya seseorang yang menangis ketika mendengar lagu sedih. Penampilannya dalam bentuk menangis dilakukan secara spontan saat mendengarkan lagu. Menangis dalam contoh ini merupakan salah satu bentuk tindakan afektif. Seorang ibu yang tersenyum bahagia saat melahirkan anaknya walaupun masih merasakan sakit setelah melahirkan adalah contoh tindakan afektif.


Jenis tindakan ini menggunakan tradisi, kebiasaan, praktik atau kebiasaan masyarakat sebagai pertimbangannya. Biasanya, tindakan adat dilakukan tanpa perencanaan. Tujuan dan cara melakukannya berulang-ulang atau mengulangi apa yang biasa dilakukan.

Misalnya, beberapa kelompok masyarakat muslim di Jawa menggelar tahlilan rutin setiap malam Jumat. Upacara adat untuk mengenang anggota keluarga yang telah meninggal dilakukan dengan cara yang berbeda-beda oleh berbagai suku di Indonesia. Mereka yang ikut merayakan atas nama menjalankan tradisi berarti melakukan tindakan adat.


Komponen dasar aksi sosial.

Menurut Talcott Parson, ada tiga komponen yang mendasari tindakan sosial.

dia:

  • a) Perbuatan itu diarahkan pada tujuannya atau mempunyai maksud.
  • b) Tindakan berlangsung dalam suatu situasi.
  • c) Secara normatif, tindakan diatur oleh penentuan alat dan tujuan

Berdasarkan ketiga komponen di atas dapat disimpulkan bahwa tindakan sosial merupakan realitas sosial yang paling sering terjadi.


Hubungan antara aksi sosial dan interaksi sosial

Dalam melakukan tindakan sosial, manusia tidak dapat melepaskan diri dari perannya sebagai makhluk individu dan sosial, hal ini dikarenakan manusia selalu melakukan hubungan sosial atau disebut interaksi sosial.


jadi artikel keluar worlddikbud.co.id lebih Tindakan Sosial: Pengertian, Ciri, Jenis, Teori, Macam, Macam, Komponen Dasar, Hubungan Interaksi, Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *