Macam Kreativitas : Pengertian, Definisi, Tipe, Tahapannya

macam-kreativitas-6677976-9268338-jpg

Table of Contents

Definisi Kreativitas

Kreativitas adalah potensi yang dimiliki setiap orang dan bukan yang diterima dari luar individu. Kreativitas yang dimiliki oleh manusia, lahir bersamaan dengan lahirnya manusia tersebut. Sejak lahir, individu telah menunjukkan kecenderungan untuk mengaktualisasikan dirinya. Dalam kehidupan ini kreativitas sangatlah penting, karena kreativitas merupakan kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia.

macam-kreativitas-9269517

Berikut beberapa definisi reaktivitas menurut para ahli


Reativitas adalah modifikasi dari sesuatu yang sudah ada menjadi konsep baru. Dengan begitu, ada dua konsep lama yang digabungkan menjadi satu konsep baru.


Reaktivitas adalah hasil interaksi antara individu dengan lingkungannya, kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi atau elemen yang sudah ada atau diketahui sebelumnya, yaitu semua pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki seseorang melalui proses hidupnya. , baik dalam lingkungan seperti keluarga maupun dalam masyarakat. .


Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau sesuatu yang baru. Dikutip dari Ngalimun dan kawan-kawan, Guilford mengatakan bahwa kreativitas mengacu pada kemampuan yang menandai seseorang sebagai kreatif.


Kreativitas adalah proses membawa hasil baru ke dalam tindakan. Hasil baru muncul dari karakteristik unik individu berinteraksi dengan individu lain, pengalaman dan juga keadaan hidup mereka.


Kreativitas adalah suatu kemampuan yang dapat berwujud kreativitas sebagai kemampuan untuk menghasilkan komposisi dan juga ide-ide baru yang dapat berupa kreativitas imajinatif atau sintesis yang dapat melibatkan pembentukan pola-pola baru dan juga kombinasi dari pengalaman masa lalu yang berhubungan dengan yang ada di masa lalu. situasi saat ini.


Kreativitas adalah kemampuan berpikir untuk mencapai hasil yang bervariasi dan baru, serta memungkinkan untuk diterapkan, baik dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra, olahraga, maupun dalam berbagai bidang kehidupan.


Tipe Kreativitas

Ada tiga jenis kreativitas, yaitu:

  1. Create, yaitu proses membuat sesuatu yang tidak ada.
  2. Berubah dengan membentuk fungsi baru dan berbeda dari yang sudah ada.
  3. Menggabungkan, yaitu menghubungkan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak berhubungan

Karakteristik Kreativitas

Berikut ini adalah beberapa ciri kreativitas yang disebut-sebut oleh beberapa ahli.


Ciri-ciri kreativitas antara lain sebagai berikut;

  1. Menciptakan variasi dan juga jumlah ide untuk memecahkan masalah,
  2. Menunjukkan rasa ingin tahu yang luar biasa
  3. Kirimkan jawaban yang unik dan cerdas sesering mungkin
  4. Suka mencoba hal baru
  5. Berani mengambil resiko
  6. Peka terhadap keindahan dan juga aspek estetika lingkungan

Ini adalah beberapa fitur kreatif dari panduan diagnostik potensial untuk siswa


Ciri-ciri kreativitas antara lain sebagai berikut

  1. Mainkan pemikiran kreatif peran positif
  2. Berani mengambil resiko
  3. Pertumbuhan memecahkan masalah
  4. Juga merumuskan dan mendefinisikan masalah
  5. Saling menghargai satu sama lain dan juga lingkungan sekitar
  6. Toleransi terhadap berbagai masalah

Nah, itulah beberapa ciri kreativitas Conny R. setia


Tahapan kreativitas

Menurut Wallas, dikutip Solso, kreativitas terjadi dalam empat tahap, yaitu sebagai berikut;


  1. Tahapan persiapan

Tahapan ini merupakan tahapan awal yang berisi kegiatan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data informasi yang relevan dan melihat hubungan antara hipotesis dengan aturan yang ada, namun belum menemukan apa-apa, baru menjajaki kemungkinan-kemungkinan.


  1. Tahap inkubasi

Masa inkubasi ini dikenal luas sebagai tahap istirahat, masa menyimpan informasi yang terkumpul, kemudian berhenti dan juga tidak lagi berkonsentrasi atau berefleksi.


Konsep tentang kreativitas

Ada empat definisi kreativitas yang dapat diulas


  1. Kreativitas sebagai sebuah proses

Kreativitas adalah suatu proses yang menghasilkan sesuatu yang baru, baik itu ide atau objek dalam bentuk atau susunan baru, proses kreativitas ketika bertindak adalah produk baru yang tumbuh dari keunikan individu di satu sisi, dan juga dari peristiwa orang , dan kondisi kehidupan di sisi lain.


  1. Kreativitas sebagai produk

Pengertian dimensi produk adalah upaya untuk mendefinisikan kreativitas yang berfokus pada produk atau yang dihasilkan oleh individu, baik sesuatu yang baru atau orisinil atau efek inovatif atau kombinasi.


  1. Kreativitas dilihat dari sudut pandang pribadi

Kreativitas adalah ekspresi unik dari seluruh pribadi sebagai hasil dari interaksi individu, sikap, perasaan dan perilaku. Sebagai pribadi: kreativitas mencerminkan keunikan individu dalam berpikir dan berekspresi. Kreativitas dimulai dengan kemampuan individu untuk menciptakan sesuatu yang baru.


Faktor penghambat dan pendorong kreativitas

Kreativitas dapat berupa bakat dan minat yang dikembangkan oleh lingkungan atau sesuatu yang diperoleh langsung dari lingkungan. Suatu kreativitas dapat berkembang dan juga tidak dapat berkembang. Dalam perkembangan kreativitas seseorang dapat mengalami kendala, kendala atau rintangan yang dapat merusak kreativitas seseorang.

Faktor-faktor yang menghambat kreativitas antara lain sikap negatif, takut gagal, stres berlebihan, mematuhi aturan, berasumsi, terlalu mengandalkan logika, merasa tidak kreatif. Beberapa faktor di atas dapat menghambat kreativitas seseorang. Selain itu, menurut Rachmawati dan Kurniati (2010), faktor yang menghambat perkembangan kreativitas antara lain:


Hambatan diri

Faktor diri merupakan penyebab utama terhambatnya kreativitas karena dorongan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang menjadi kekuatan dalam kreativitas. Faktor diri meliputi psikologis, biologis, fisiologis dan sosial individu.

Psikologi seseorang mempengaruhi perilaku kreativitas. Menurut Munandar (1999), kebiasaan atau kebiasaan seseorang dalam kehidupan sehari-hari mempengaruhi kreativitas orang tersebut, seperti: memprediksi harapan orang lain; kurang usaha dan malas, takut berpikir, mengambil resiko dan takut diejek; tidak berani berbeda; ketergantungan pada otoritas, pola pikir orang lain, rutinitas dan kenyamanan sangat mempengaruhi psikologi seseorang dalam perkembangan kreativitasnya.

Kreativitas adalah faktor biologis atau keturunan. Gen kreativitas yang diwarisi dari orang tua memiliki faktor penting dalam perkembangan kreativitas. Seorang anak yang orang tuanya seniman atau memiliki kreativitas tinggi pasti akan mewariskan gen ini kepada sang anak.

Seseorang yang mengalami masalah fisiologis akibat kerusakan otak akibat penyakit atau kecelakaan yang memungkinkan seseorang mengalami kelainan fisik dapat menghambat kreativitas orang tersebut.

Lingkungan sosial merupakan faktor penting dalam perkembangan kreativitas seseorang. Lingkungan sosial berperan penting dalam menentukan kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi kreatifnya dan mengekspresikan keunikannya. Kemampuan kreatif seseorang akan terhambat ketika pemikirannya tidak diterima oleh lingkungan. Menurut Suryani (2007), seseorang harus menentukan batasan perilaku tetapi juga harus menjaga motivasi intrinsik. Seseorang yang merasa diawasi dan tidak nyaman dalam suatu lingkungan menyebabkan kreativitasnya tertahan.


Faktor yang mendorong kreativitas Setiap orang memiliki potensi kreatif dalam derajat yang berbeda-beda. Potensi tersebut harus dipupuk sejak kecil agar dapat terwujud. Untuk itu diperlukan tenaga penggerak, baik dari luar (lingkungan) maupun dari dalam diri individu itu sendiri. Perlu diciptakan kondisi lingkungan yang dapat mendorong daya kreatif individu, dalam hal ini meliputi baik lingkungan dalam arti sempit (keluarga, sekolah) maupun dalam arti luas (masyarakat, budaya).

Kemunculan dan pertumbuhan kreativitas serta perkembangan lebih lanjut suatu ciptaan yang diciptakan oleh seorang individu tidak dapat lepas dari pengaruh budaya dan pengaruh masyarakat tempat individu tersebut hidup dan bekerja (Selo Soemardjan 1983).

Faktor-faktor yang mendukung kreativitas adalah:


  1. Faktor lingkungan keluarga

Lingkungan keluarga yang harmonis dan demokratis mendorong anak untuk mengekspresikan diri tanpa tekanan dan hambatan.


  1. Faktor lingkungan sekolah

Sekolah merupakan lingkungan kedua setelah keluarga. Suasana, kondisi sekolah menentukan kreativitas berkembang.


  1. Faktor Lingkungan Masyarakat

Lingkungan masyarakat yang heterogen dan budaya yang berbeda-beda, lingkungan yang tidak kondusif menyebabkan anak tidak berkembang kreatifitasnya.


Cara mengembangkan kreativitas pada anak usia dini

Kreativitas seseorang dapat dikembangkan dengan berbagai cara baik secara internal maupun eksternal. Kreativitas dapat dirangsang sejak usia dini. Berbagai cara untuk mengembangkan kreativitas (), yaitu:

  1. Pemilihan sarana bermain yang sesuai, kegiatan bermain merupakan kegiatan investigasi bagi anak, melalui bermain anak dapat membangun pengalaman dan pengetahuan selain bermanfaat bagi perkembangan berbagai aspek kemampuan anak;
  2. Mengenal lingkungan sosial, mengenalkan anak pada lingkungan sosial dapat memberikan pengalaman empiris dalam bersosialisasi dengan orang-orang yang dapat mengembangkan diri dan minat yang dimiliki anak;
  3. Ajak kontak dengan alam, mengenalkan anak pada alam dapat merangsang imajinasi anak sehingga anak dapat membuka kesadaran untuk memanfaatkan sumber daya alam dan berkreasi dengan alam;
  4. Memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi atau mencoba (tidak melarang anak), memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba apa yang diinginkan selama orang dewasa memastikan bahwa yang dilakukan anak aman;
  5. Untuk memfasilitasi anak dalam menilai dunia sebagai sesuatu yang penting dikembangkan kreativitas melalui daya tarik terhadap lingkungan, memiliki rasa empati dan menilai kehidupan sebagai sesuatu yang penting sehingga rasa percaya diri anak dapat berkembang. Anak-anak belajar mengeksplorasi lingkungan dan memberi makna pada benda-benda yang ditemuinya. Kepedulian anak terhadap lingkungannya dipupuk melalui kegiatan eksplorasi;
  6. Memfasilitasi anak untuk memiliki penilaian dan pemahaman yang unik, perhatian, rasa ingin tahu, memberikan kesempatan kepada anak untuk menguji pemikiran dan cara pandang anak, dapat mengembangkan kreativitas;
  7. Menyadarkan anak dengan berbagai rangsangan, berbagai rangsangan menawarkan pandangan yang beragam terhadap anak dan memperkaya wawasan anak sehingga minat anak terhadap bidang kehidupan meningkat;
  8. Untuk melakukan kegiatan kreatif, kegiatan kreatif dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti bermain drama, cerita dan dongeng, berkebun, bermain musik, memasak, dll;
  9. Kembangkan motivasi. dorongan eksternal diperlukan untuk melahirkan ide. Motivasi anak dapat dikembangkan dengan cara yang menyenangkan dan tidak dibawah tekanan atau paksaan;

jadi artikel keluar worlddikbud.co.id tentang jenis-jenis kreativitas: pengertian, pengertian, jenis, ciri-ciri, tahapan, konsep, faktor penghambat, pengelolaan, dukungan, dan cara mengembangkannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *