Reproduksi Virus – Pengertian, Cara, Strategi, Bakteriofage

reproduksi-virus-8383575-5567053-jpg

Reproduksi Virus – Pengertian, Cara, Strategi, Bakteriofag, Virus Hewan, Contoh : Virus berkembang dengan baik dengan dua proses reproduksi, yaitu reproduksi siklus litik dan reproduksi siklus lisogenik, yang umumnya terdiri dari reproduksi virus dalam lima tahap.


Virus berkembang biak dengan memperbanyak diri atau memperbanyak diri di dalam sel inang. Energi dan bahan untuk sintesis protein virus berasal dari sel inang. Virus ini membawa asam nukleat yang membawa informasi genetik dengan membuat semua makromolekul pembentuk virus di dalam sel inang sehingga virus baru yang terbentuk memiliki karakteristik yang sama dengan virus induknya.


reproduksi-virus-6104654

Definisi Reproduksi Virus

Virus menunjukkan salah satu ciri kehidupan yaitu reproduksi, namun reproduksi virus hanya terjadi ketika berada di dalam sel organisme lain, sehingga virus hanya dapat hidup sebagai parasit, reproduksi virus terjadi dengan berbagai cara.


Meski begitu, semua cara perkembangbiakan virus melalui 5 tahapan yaitu tahapan perlekatan (adsorpsi), penetrasi (injeksi), replikasi dan sintesis (fusi), pematangan (perakitan) dan pelepasan (lisis).


Baca juga: Jaringan Collenchyma Sclerenchyma Lengkap


Bagaimana virus bereproduksi

Berdasarkan tahapan siklus hidup virus, dapat dibedakan menjadi siklus litik dan siklus lisogenik. Berikut ini akan diuraikan dua jenis siklus hidup virus, terutama virus yang menginfeksi bakteri atau fag.


Dalam keadaan terhubung itu, DNA virus tidak aktif, yang dikenal sebagai profag. Karena DNA virus menjadi satu dengan DNA bakteri, jika DNA bakteri bereplikasi, profag juga bereplikasi. Misalnya, jika bakteri akan membelah,


DNA bakteri akan menggandakan dirinya dengan proses replikasi. Dengan demikian profag juga disalin, dua sel bakteri terbentuk sebagai hasil pembelahan dan di setiap sel anak bakteri terdapat profag yang identik.


Demikian seterusnya hingga proses pembelahan bakteri terjadi secara berulang sehingga setiap sel bakteri yang terbentuk mengandung profag, sehingga jumlah profag mengikuti jumlah sel bakteri yang ditampungnya.


Karena suatu sebab, misalnya karena radiasi atau pengaruh bahan kimia tertentu, profag tiba-tiba menjadi aktif, profag terpisah dari DNA bakteri, kemudian menghancurkan DNA bakteri, kemudian mensintesis DNA virus yaitu mensintesis protein yang akan digunakan sebagai kapsid untuk virus. DNA baru dan juga replikasi sehingga DNA Virus menjadi banyak.


Kapsid dirakit menjadi kapsid virus lengkap yang berfungsi sebagai selubung virus. Kapsid virus yang terbentuk mencapai 100-200 kapsid baru, kemudian hasil replikasi DNA masuk ke dalamnya membentuk virus baru.


Setelah virus baru terbentuk, terjadi lisis sel bakteri (deskripsinya sama dengan litik), virus yang terbentuk menyebar dari sel bakteri untuk menyerang bakteri baru. Pada siklus berikutnya, virus dapat mengalami siklus litik atau lisogenik, dan seterusnya.


reproduksi-6006977

Strategi virus untuk membuat virus baru

Virus dapat memaksa sel inang menghasilkan virus baru, berdasarkan jenis asam nukleatnya, ada 3 bentuk strategi virus untuk “memaksa” sel inang membentuk virus baru.


Baca juga: Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna: Pengertian, Beserta Contoh dan Gambar, Tahapan dan Bentuk Perubahan


  • Virus yang memiliki asam nukleat berupa DNA

Virus menginfeksi sel inang, DNA mengalami replikasi (penggandaan) menjadi beberapa DNA. DNA juga mengalami transkripsi untuk membentuk mRNA (RNA messenger). Messenger RNA (mRNA) akan mengalami translasi untuk menghasilkan protein amplop virus.


Masih di dalam sel inang, DNA virus dan protein membentuk diri menjadi virus baru. mRNA juga diterjemahkan untuk membentuk enzim pendegradasi yang akhirnya menghancurkan membran sel. Jadi sel inangnya lisis (hancur) dan virusnya keluar dan siap menginfeksi sel inang baru, virus yang intinya DNA, misalnya virus herpes, bakteriofag, virus cacar.


  • Virus yang intinya adalah RNA

Virus yang intinya adalah RNA, di dalam sel inang akan mengalami replikasi membentuk RNA baru. RNA juga mengalami translasi untuk membentuk protein bagi selubung virus. Di dalam sel inang, RNA virus dan protein menyusun diri menjadi virus baru.


mRNA juga diterjemahkan untuk membentuk enzim pengurai yang menghancurkan membran sel. Jadi sel inangnya lisis (dihancurkan) dan virus keluar dan siap menginfeksi sel-sel dalam yang baru.


Baca juga: Perbedaan antara gonosom dan autosom berdasarkan pewarisan lengkap


  • RETROVIRUS (Virus dengan inti RNA yang dapat menjadi bentuk untuk membentuk salinan DNA)

Berbeda dengan kedua jenis virus di atas, retrovirus masuk ke dalam sel secara endositosis, endositosis adalah masuknya molekul ke dalam sel dengan cara: sel membentuk tonjolan kemudian molekul ditelan untuk masuk ke dalam sel. Jadi, melalui endositosis, inti dan kapsid retrovirus juga masuk ke dalam sel inang.


Di dalam sel inang, RNA, retrovirus dapat membuat salinan DNA (cDNA). Ini bisa terjadi karena retrovirus memiliki enzim membalikkan transkripsi, enzim yang dapat membuat salinan DNA dari RNA. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh organisme, dan hanya dimiliki oleh virus.


Salinan DNA ini kemudian diintegrasikan ke dalam DNA inang (biasanya sel hewan).


Selanjutnya, RNA inti virus, enzim reverse transcriptase dan protein virus menyusun diri untuk membentuk virus baru. Retrovirus tidak menghasilkan enzim perusak, sehingga virus baru yang terbentuk di sel inang meninggalkan sel tanpa merusak membran sel, yaitu dengan eksositosis, eksositosis adalah kebalikan dari endositosis


Contoh retrovirus adalah HIV,
virus yang menyebabkan AIDS. HIV memiliki inti RNA, dan dalam sel tubuh manusia, enzim reverse transcriptase akan membuat salinan DNA dari RNA HIV.


Seperti yang telah disebutkan, cara reproduksi virus berbeda. Berikut adalah 2 contoh perbanyakan virus. Yakni, reproduksi pada virus bakteri (bakteriofag) dan virus hewan.


Baca juga artikel terkait: Rantai makanan: pengertian, jenis, jaring, contoh dan gambar


Perbanyakan bakteriofag

Reproduksi bakteriofag dapat terjadi melalui dua siklus. Yaitu siklus litik dan lisogenik, pada siklus litik tahap perlekatan, penetrasi, replikasi dan sintesis serta pematangan terjadi secara cepat. Partikel virus dapat berasal dari sel yang terinfeksi dengan cara memecahkan sel sehingga sel inang mati (lisis).


Selama siklus lisogenik, DNA/RNA virus dimasukkan ke dalam kromosom sel inang. Kromosom yang disisipkan ke dalam DNA/RNA virus akan bereplikasi, hal ini terjadi terus menerus selama pembelahan sel sehingga materi genetik virus akan dipindahkan ke sel anak sel inang, sehingga pada siklus lisogenik infeksi virus memasuki masa laten, yang berarti bahwa sel inang tidak pecah (mati).


Reproduksi virus hewan

Salah satu jenis virus hewan adalah virus yang memiliki selubung virus, pada tahap penempelan selubung virus menempel dan menyatu (menghubungkan) dengan membran sel inang.


Pada tahap penetrasi, DNA virus dan kapsid dipisahkan, kemudian pada tahap replikasi dan sintesis terjadi replikasi DNA virus, kapsid dan selubung virus. Pada tahap pematangan, partikel virus baru terbentuk. Virus baru meninggalkan sel inang dan siap menginfeksi sel lain.


Baca juga artikel terkait: Kingdom Jamur / Klasifikasi Jamur


Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *